Rakyat Merdeka Online

Share |
Penerimaan Cukai Rokok Digenjot Untuk Lindungi Publik
Bea Cukai Klaim Terima Setoran Rp 65 Triliun
Kamis, 24 November 2011 , 08:07:00 WIB

ILUSTRASI/IST
  

RMOL.Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai menerima setoran Rp 65 triliun dari hasil cukai tembakau pada periode Januari-15 November 2011. Angka ini setara dengan  95 persen dari tar­get peneri­maan cukai sebesar Rp 68,075 triliun.

Dalam laporannya di hadapan Komisi XI DPR, Direktur Jende­ral Bea dan Cukai Agung Kus­wan­dono mengatakan, pendapa­tan cukai pada Januari hingga 15 November 2011 mencapai Rp 68,075 triliun. Dari jumlah itu, Rp  65 triliun dari cukai hasil tem­bakau dan sisanya sekitar Rp 3,075 triliun berasal dari cukai minu­man beralkohol.

Secara total, penerimaan Bea dan Cukai sampai 15 November 2011 mencapai Rp 112 triliun, atau mencapai 97,41 persen dari target anggaran pendapatan be­lanja negara-perubahan (APBN-P) 2011 Rp 115 triliun. Angka ini tumbuh positif karena naik 43,3 persen dibanding periode yang sama tahun 2010.

Selain itu, Bea Cukai juga men­dapatkan setoran Rp 46,936 triliun dari pajak internasional. Ini terdiri dari bea masuk Rp 21,5 triliun dan bea keluar sebesar Rp 25,439 trliun. Bea Cukai merasa yakin target se­toran penerimaan Rp 115 triliun di 2011 bisa ter­capai.

Tahun depan pemerintah be­ren­cana menaikkan tarif cukai rokok menjadi 15-16 per­sen demi melindungi masyarakat, khusus­nya dari sisi kesehatan.

Namun rencana ini masih di­pertanyakan DPR. Pasalnya, be­saran kenaikan tarif cukai rokok itu dinilai tidak sesuai usulan pemerintah sebelumnya.

Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis mengatakan, awalnya DPR mengaku mene­rima usulan kenaikan tarif cukai rokok sebesar 12 persen dari pe­merintah. “Rencana itu masih kami pertanyakan karena berbeda dengan usulan pertama. Apalagi sudah ada protes dari kalangan industri dan buruh,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Harry menilai, imbas kenaikan cukai tersebut sangat penting te­rutama terkait penerimaan ne­gara. Menurutnya, kenaikan tarif cukai itu juga akan berpengaruh pada industri rokok. Ia menilai industri rokok ini merupakan je­nis industri yang bersifat elastis secara harga. Maksudnya, kenai­kan harga rokok belum tentu ber­pengaruh bagi konsumen.

“Kelompok yang berpendapa­tan rendah mungkin bisa terpe­ngaruh, pengeluarannya akan jadi lebih besar. Mungkin akan pikir-pikir ulang untuk membeli rokok, yang jelas dari sisi kesehatan ini langkah yang bagus,” tuturnya.

Seperti diketahui, sesuai de­ngan roadmap cukai rokok, tahun depan pemerintah kembali me­naikkan tarif cukai hasil temba­kau. Melalui Kementerian Ke­uangan (Kemenkeu), cukai rokok ditetapkan naik sebesar 15-16 persen mulai Januari 2012.

Kemenkeu telah mengeluarkan beleid mengenai cukai rokok dengan payung hukum Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 167/PMK.011/2011 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau. Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengungkapkan, PMK mengenai kenaikan cukai rokok sudah di­tan­datangani awal bulan ini. [Harian Rakyat Merdeka]



Baca juga:
HSBC Warning Imbas Serbuan Modal Asing ke Bank & Bursa
Freeport Berani Tolak Usulan Kenaikan Gaji Dari Muhaimin
Dewan Energi Minta Dua Menteri Berkoordinasi
Uji Kelayakan Calon Deputi Gubernur BI Dibagi 2 Tahap
Target Ekspor Gapki di Atas Rp 154 Miliar

Komentar (2)

Nama
Judul
Komentar
  1. Rezim Kesehatan
    25.11.2011, 19:52 WIB
    Komentator: Yusup Sindoro
    Cukai rokok yang lebih tinggi dari usulan sebelumnya sebesar 12%, menunjukan adanya tekanan dari gerakan kampanye antirokok rezim kesehatan kepada Pemerintah dalam hal ini Kemenkeu. Roadmap rezim ini jelas menghendaki industri rokok mati perlahan, dan ironisnya, tidak terlihat pemihakan pemerintah terhadap industri rokok sebagai kekuatran industri dalam negeri yang memberi konstribusi bagi pemasukan kas negara dan tenaga kerja.
  2. Setuju
    24.11.2011, 09:43 WIB
    Komentator: Pakde
    Pakde setuju cukainya digenjot asal masuk ke kas negara jangan masuk ke kantong pejabat

Wow, Putin Balik Maning!

Iwak Peyek Pun Tidak Menolong Tebu


Kabinet Indonesia Berduka


Merencanakan Keuangan Untuk Liburan


 

Lupakan Tragedi 2008

Jelang duel final Liga Champions lawan tuan rumah Bayern Muenchen di Allian ...

 

Spanyol Incar Juara Beruntun 3 Kompetisi Akbar

Tim Matador, julukan Spanyol memiliki misi khusus pada Euro 2012, Juni, men ...

 

Rossi Ngarep Bawa Aspal Le Mans

Meski performa motornya be­lum sempurna, Valentino Rossi masih mempunyai h ...

 

Dipecat Liverpool, Dalglish Legowo

Karier kepelatihan Kenny Dalglish bersama Liverpool harus berakhir tragis. ...